Belajar Coding dan AI Sejak SMP? Kenapa Tidak!
Penulis: Raisha Putri Sakinah, Siswi Kelas 8E SMP Labschool Jakarta
Teknologi berkembang sangat cepat. Hari ini kita bermain
dengan aplikasi, besok mungkin kita bisa menciptakannya sendiri. Dunia kini sudah
memasuki era yang disebut sebagai Revolusi Industri 4.0 dan menuju Society
5.0, di mana kecanggihan teknologi seperti coding dan kecerdasan
buatan (AI) akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Sebagai pelajar di SMP Labschool Jakarta, kami
beruntung bisa mulai belajar coding dan AI sejak kelas 8. Ini bukan hanya
tentang bisa memakai komputer, tapi juga tentang bagaimana cara berpikir,
menyusun logika, dan menciptakan solusi digital. Kami belajar menjadi pemikir,
kreator, dan inovator, bukan sekadar pengguna teknologi.
Di era digital yang semakin maju, dunia pendidikan pun
dituntut untuk beradaptasi dan berkembang. Salah satu keterampilan penting yang
perlu dikuasai generasi muda adalah kemampuan dalam pemrograman (coding)
dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). SMP Labschool
Jakarta menjadi salah satu pelopor dalam penguatan kompetensi ini dengan
memperkenalkan coding dan AI secara sistematis kepada siswa.
✨ Mengapa Kita Harus Belajar
Coding dan AI Sejak Dini?
Di tengah derasnya arus teknologi digital saat ini, dunia
pendidikan dituntut untuk terus berinovasi dan beradaptasi. Salah satu
langkah penting yang dilakukan oleh SMP Labschool Jakarta adalah
mengintegrasikan pembelajaran Coding dan Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam
kurikulum untuk siswa kelas 8.
Belajar coding dan AI bukan hanya untuk menjadi programmer
atau ilmuwan komputer. Ini adalah modal penting agar siswa dapat menjadi
pemikir kritis , pemecah masalah , dan inovator masa depan .
🌍 Dunia Sudah Berubah —
Saatnya Kita Siap!
Kita hidup di era yang serba cepat. Teknologi bukan lagi
bagian dari masa depan—teknologi adalah bagian dari hari ini. Kita
melihat robot membantu pekerjaan manusia, aplikasi ponsel mempermudah hidup,
dan kecerdasan buatan (AI) mulai digunakan di berbagai bidang mulai dari
pendidikan hingga kesehatan.
Dalam perubahan ini, siapa yang melek teknologi akan
menjadi pemimpin. Karena itu, belajar coding dan AI sejak SMP adalah langkah
penting untuk menyiapkan generasi yang bukan hanya mengikuti zaman, tetapi
menciptakan masa depan.
Di SMP Labschool Jakarta, para siswa kelas 8 telah mengambil
langkah besar dengan mempelajari dasar-dasar coding dan AI melalui
pembelajaran yang terstruktur, kreatif, dan menyenangkan.
💻🤖 Apa Itu Coding
dan AI?
💡 Coding: Bahasa yang
Digunakan Manusia untuk “Berbicara” dengan Komputer
Coding (atau pemrograman) adalah cara kita memberikan
perintah kepada komputer. Dengan coding, kita bisa menciptakan:
- 🎮
Game interaktif
- 📱
Aplikasi mobile
- 🌐
Website
- 🤖
Sistem robotik
- 💡
Sistem otomatisasi seperti lampu sensor gerak
Bahasa coding sangat beragam. Di Labschool Jakarta, kami
belajar dari yang paling dasar seperti Scratch (pemrograman blok
visual), hingga Python, bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh
profesional di dunia industri dan riset.
Coding membuat kami bisa berpikir logis dan kreatif
dalam waktu bersamaan. Kami tidak hanya mengikuti instruksi, tetapi menciptakan
solusi digital sendiri.
🧠 AI: Kecerdasan Buatan
yang Bisa Belajar dan Membuat Keputusan
AI atau Artificial Intelligence adalah kemampuan komputer
untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh manusia: belajar,
berpikir, dan mengambil keputusan.
Contoh AI dalam kehidupan sehari-hari:
- 📺
Rekomendasi video di YouTube dan TikTok
- 🎙️
Asisten suara seperti Siri dan Google Assistant
- 🛒
Rekomendasi produk saat belanja online
- 🚘
Mobil tanpa sopir
- 🏥
Diagnosa medis otomatis menggunakan data
Di Labschool, kami belajar bagaimana AI mengenali pola
melalui machine learning, misalnya melatih program agar bisa mengenali gambar
wajah, suara, atau ekspresi menggunakan alat seperti Teachable Machine
dari Google.
📜🔍 Sekilas
Sejarah Kecerdasan Buatan (AI)
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bukanlah
konsep yang baru muncul di abad ke-21. Sejarah AI berakar sejak pertengahan
abad ke-20, saat para ilmuwan mulai memikirkan cara membuat mesin yang bisa
meniru cara berpikir manusia.
Istilah Artificial Intelligence pertama kali
diperkenalkan pada tahun 1956 dalam konferensi di Dartmouth College,
Amerika Serikat. Dalam konferensi itu, tokoh-tokoh penting seperti John
McCarthy, Marvin Minsky, dan Allen Newell menyampaikan bahwa “setiap
aspek pembelajaran atau bentuk kecerdasan lainnya dapat dijelaskan dengan cukup
tepat sehingga bisa dibuatkan mesin untuk menirunya.”
Pada awalnya, AI hanya mampu melakukan tugas-tugas
sederhana, seperti bermain catur atau memecahkan logika matematika. Namun,
perkembangan teknologi komputer, data, dan algoritma yang semakin canggih
membuat AI hari ini bisa belajar dari data besar (big data), mengenali suara
dan wajah, bahkan membuat karya seni atau musik.
AI juga mengalami berbagai gelombang naik turun. Ada
masa-masa ketika AI dianggap terlalu sulit dan banyak proyek dihentikan
(disebut AI winter), tapi berkat kemajuan teknologi di era 2000-an,
terutama setelah munculnya machine learning dan deep learning, AI
kini berkembang pesat dan telah digunakan hampir di semua bidang—dari
transportasi, kesehatan, pendidikan, hingga hiburan.
🏫 Belajar Coding dan AI
di Labschool Jakarta
🔍 Kurikulum Berbasis
Proyek dan Dunia Nyata
Pembelajaran coding dan AI di SMP Labschool Jakarta tidak
hanya diberikan dalam bentuk teori. Kami belajar lewat Project-Based
Learning (PBL), yaitu metode belajar dengan menyelesaikan tantangan
nyata melalui proyek digital.
Guru kami tidak hanya memberi tugas, tapi juga memberi
inspirasi. Mereka membimbing kami membuat proyek dari awal hingga presentasi.
Kami belajar:
- Merancang
proyek
- Membuat
alur kerja
- Mengatasi
error dalam kode
- Melakukan
testing dan debugging
- Presentasi
karya di depan kelas
Kelas coding kami penuh semangat dan kolaborasi. Kami saling
bantu ketika ada error, berdiskusi ketika membuat fitur baru, dan merasa sangat
bangga ketika proyek kami berhasil berjalan!
🧪 Contoh Proyek Coding
& AI yang Kami Kerjakan
Berikut beberapa proyek nyata yang kami buat:
1. 🤖 Chatbot Pendidikan
Siswa membuat chatbot sederhana yang bisa menjawab
pertanyaan tentang mata pelajaran tertentu, seperti IPA, Matematika, atau
Bahasa Inggris.
2. 🎮 Game Edukasi
Kami membuat game sederhana dengan Scratch yang bisa
membantu adik kelas belajar sambil bermain, seperti game menghitung cepat,
tebak kata, atau kuis sains.
3. 🧠 AI Pengenal Ekspresi
Menggunakan Teachable Machine, kami melatih program AI agar
bisa mengenali ekspresi wajah (senang, netral, marah) dan merespons sesuai
ekspresi.
4. 💡 Sistem Sensor Otomatis
Dengan menggunakan Micro:bit, kami membuat prototipe
sistem otomatisasi seperti lampu yang menyala saat gelap atau alarm
gerak.
5. 🛣️ Simulasi Mobil Pintar
Kami membuat simulasi sederhana bagaimana mobil cerdas bisa
memilih jalan tercepat berdasarkan data lalu lintas.
Semua proyek ini membuat kami merasa berdaya. Dari
hanya sebagai pengguna, kami mulai paham bagaimana teknologi bekerja—dan bahkan
bisa menciptakannya
🎓 Apa Manfaatnya untuk
Siswa?
✨ Meningkatkan logika &
kreativitas
✨
Membentuk pemikiran sistematis
✨
Mengasah kemampuan problem solving
✨
Membiasakan diri bekerja dalam tim 🤝
✨
Siap menghadapi masa depan digital!
Menurut riset, di tahun 2030 lebih dari 60% pekerjaan akan
memerlukan keterampilan digital seperti coding dan analisis data. Jadi, belajar
coding dan AI sejak SMP = investasi masa depan! 💼📈
Komentar Tokoh Pendidikan dan Siswa
🗨️ Om Jay – Guru Blogger
Indonesia
"Saya sangat bangga melihat siswa-siswi SMP
Labschool Jakarta sudah belajar coding dan AI sejak kelas 8. Ini adalah langkah
yang sangat visioner. Di masa depan, teknologi akan jadi bagian dari semua
aspek kehidupan. Generasi muda tidak hanya perlu tahu cara menggunakannya, tapi
juga menciptakannya. Semangat terus belajar dan berbagi!"
— Om Jay, Guru Blogger Indonesia & Penggiat Literasi Digital
🗨️Dr. Yati Suwartini –
Kepala Sekolah SMP Labschool Jakarta
"Labschool Jakarta berkomitmen untuk membekali siswa
dengan keterampilan abad 21, salah satunya adalah literasi teknologi.
Pembelajaran coding dan AI bukan hanya soal perangkat dan program, tapi soal
membangun pola pikir kreatif, logis, dan etis. Kami ingin siswa tumbuh menjadi
pemimpin yang tidak hanya melek teknologi, tapi juga mampu menggunakannya
secara bertanggung jawab."
— Dr. Yati Suwartini, Kepala SMP Labschool Jakarta
🗨️ Raisha Putri Sakinah
– Penulis & Siswi Kelas 8
"Waktu pertama belajar coding, aku merasa takut
salah. Tapi setelah dijelaskan dan dicoba bareng teman-teman, ternyata asyik
banget! Aku paling suka bagian bikin chatbot dan game. Rasanya bangga bisa
membuat sesuatu dari nol. Aku jadi tertarik belajar programming lebih dalam!
🗨️ Raisya Khair
Salsabila – Siswi Kelas 8
"Menurut aku belajar coding itu kaya nyusun
teka-teki. Seru dan penuh tantangan! Apalagi waktu kami belajar tentang AI dan komputer
bisa mengenali suara dan gambar. Rasanya seperti masuk dunia masa depan. Aku
ingin suatu hari bisa bikin aplikasi sendiri."
🗨️ Rifanda Asyifa Putri
– Siswi Kelas 8
"Di Labschool, teknologi bukan cuma dipelajari tapi
dipraktikkan. Guru-gurunya juga ramah dan sabar menjelaskan. Belajar coding
bikin aku lebih percaya diri. Sekarang aku tahu kalau perempuan juga bisa hebat
di bidang teknologi!"
Komentar
Tim PKM Labschool Jakarta
Rubiq Rachul Chaeruman – Tim PKM
"Penguatan coding dan AI di Labschool Jakarta adalah
bentuk nyata dari pengembangan kompetensi siswa abad 21. Ini bukan soal membuat
siswa bisa coding saja, tapi membentuk pola pikir digital yang siap menghadapi
masa depan."
Varden Yehezkiel Hamjaya – Tim PKM
"Kami merancang pembelajaran coding dan AI dengan
pendekatan humanis. Teknologi bukan hanya tentang mesin, tapi tentang manusia
yang menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab."
Bambang Setiawan Mauludin – Tim PKM
"Penting bagi siswa memahami bahwa AI dan coding
adalah alat bantu untuk menyelesaikan masalah. Di Labschool, siswa tidak hanya
diajari ‘bagaimana cara’, tetapi juga ‘mengapa’ dan ‘untuk apa’ mereka belajar
teknologi."
Ayu Parnida Sinaga – Tim PKM
"Sebagai guru, saya melihat langsung bagaimana
pembelajaran coding membentuk karakter siswa: gigih, kreatif, dan terbuka pada
hal baru. Itu adalah soft skill yang sangat berharga."
Divia Ramadhani Najwa – Tim PKM
"Ketika siswa bisa membuat game, chatbot, atau
bahkan robot mini dari hasil pemrograman mereka sendiri, saya melihat mereka
tidak hanya belajar teknologi—mereka sedang membangun kepercayaan diri."
Kesimpulan: Saatnya Jadi Pelajar yang Siap Hadapi Dunia
Digital
Belajar coding dan kecerdasan buatan (AI) di usia SMP bukan
hanya tentang memahami teknologi, tetapi juga tentang menyiapkan diri untuk
masa depan yang serba digital. Siswa Labschool Jakarta telah membuktikan bahwa
dengan bimbingan yang tepat, semangat kolaborasi, dan lingkungan belajar yang
mendukung, anak-anak usia remaja bisa membuat proyek teknologi yang berdampak
nyata dan membanggakan.
Melalui pembelajaran ini, para siswa tidak hanya memperoleh
keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai penting seperti kerja
sama, berpikir kritis, pantang menyerah, dan rasa ingin tahu. Mereka belajar
menjadi problem solver, bukan hanya pengguna pasif teknologi.
Labschool Jakarta telah menunjukkan bahwa pendidikan bisa
berjalan seiring dengan perkembangan zaman—tanpa melupakan karakter, semangat
belajar, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan coding dan AI, generasi muda
Indonesia tidak hanya siap menyambut masa depan—mereka siap menciptakan masa
depan itu sendiri. 🚀✨
Penutup: Generasi Inovatif, Siap Hadapi Masa Depan
Pembelajaran coding dan AI di SMP Labschool Jakarta bukan
sekadar aktivitas tambahan. Ini adalah investasi besar dalam membentuk generasi
yang inovatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan.
Dengan semangat belajar, bimbingan guru, dan dukungan
kurikulum yang responsif, siswa Labschool Jakarta siap menjadi bagian dari masa
depan Indonesia yang cemerlang dan berdaya saing global.
Saya merasa bahwa blog ini telah menambah wawasan saya mengenai coding dan AI
ReplyDeletesaya menambah ilmu setelah membaca blog ini
ReplyDeleteSaya merasa lebih terinformasi tentang coding dan AI melalui artikel ini.
ReplyDeletesaya menyukai blog ini karena blog ini menambah pengetahuan saya tentang coding dan AI
ReplyDeletesaya menyukai artikel ini karena menarik dan sangat informatif!
ReplyDeleteARTIKEL BESTI SAYA PASTI KEREN!
ReplyDeleteSaya tertarik dengan informasi ai dan koding ini
ReplyDeletesaya menyukai blog ini karena sangat inspiratif
ReplyDeleteartikel ini membuat saya mendapat pengetahuan baru tentang AI dan coding, berguna sekali😍
ReplyDeleteartikel ini sangat keren
ReplyDelete