Rangkuman Bab 1 Informatika : Jaringan Komputer dan Internet
Penulis : Raisha Putri Sakinah (30) 8E
Pendahuluan
Pada era digital sekarang ini, jaringan komputer dan internet bukanlah sesuatu yang asing. Hampir semua aktivitas kita sehari-hari tidak bisa lepas dari teknologi ini, baik untuk belajar, bekerja, bermain, hingga berkomunikasi. Bayangkan, jika kita hidup tanpa internet, tentu banyak aktivitas menjadi terhambat. Mencari informasi harus melalui buku tebal di perpustakaan, menghubungi teman atau keluarga jauh membutuhkan waktu lama lewat surat, bahkan belajar jarak jauh tidak mungkin dilakukan tanpa jaringan internet.
Jaringan komputer merupakan dasar dari perkembangan internet. Jaringan ini diciptakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain, sehingga bisa saling bertukar data. Dari sinilah kemudian berkembang teknologi internet yang berskala global. Internet sendiri adalah jaringan terbesar yang menghubungkan jutaan bahkan miliaran perangkat di seluruh dunia.
Dalam bab pertama Informatika ini, kita diajak untuk memahami konsep jaringan komputer, khususnya jaringan lokal (LAN), serta perkembangan internet. Dengan memahami dasar-dasarnya, kita dapat menggunakan teknologi dengan lebih efektif dan bijak.
A. Jaringan Lokal Internet
1. Pengertian Jaringan Lokal
Jaringan Lokal Internet atau LAN (Local Area Network) adalah sebuah jaringan komputer yang menghubungkan berbagai perangkat digital dalam area terbatas, misalnya dalam satu ruangan kelas, laboratorium, rumah, atau gedung kantor. Jaringan ini memungkinkan pengguna untuk saling berbagi data, mengakses printer bersama, menggunakan server, hingga terhubung ke internet.
Contoh sederhana: di sekolah, komputer yang ada di laboratorium biasanya dihubungkan dengan jaringan lokal. Dengan cara ini, guru bisa dengan mudah mengirim file ke semua komputer siswa. Begitu juga siswa bisa mengakses data dari server sekolah tanpa harus membawa flashdisk satu per satu.
2. Sejarah Singkat Jaringan Komputer
Sebelum jaringan komputer berkembang, setiap komputer hanya berdiri sendiri. Perkembangan besar dimulai pada tahun 1960-an ketika ARPANET diciptakan di Amerika Serikat. Awalnya, ARPANET digunakan oleh militer untuk menghubungkan beberapa komputer universitas, sehingga data penelitian bisa saling dipertukarkan.
Dari sinilah lahir konsep packet switching yang menjadi dasar cara kerja jaringan modern. Teknologi ini memungkinkan data dipecah menjadi paket-paket kecil sebelum dikirim melalui jaringan, sehingga lebih cepat dan aman. Kemudian, di tahun 1970-1980-an, konsep LAN mulai muncul seiring dengan berkembangnya komputer pribadi (PC).
3. Komponen Utama Jaringan Lokal Internet
Agar jaringan komputer bisa berfungsi, dibutuhkan komponen-komponen pendukung. Berikut penjelasan lengkapnya:
Kabel Jaringan
Media utama yang menghubungkan komputer. Ada beberapa jenis kabel, seperti:UTP (Unshielded Twisted Pair): paling sering digunakan, relatif murah.
STP (Shielded Twisted Pair): memiliki pelindung tambahan, lebih tahan gangguan.
Fiber Optik: menggunakan cahaya untuk mentransfer data, kecepatannya sangat tinggi, cocok untuk jarak jauh.
Router
Berfungsi sebagai penghubung antara jaringan lokal dengan jaringan luar (internet). Router juga berperan sebagai pengatur lalu lintas data agar setiap perangkat mendapatkan akses internet secara adil.Switch
Perangkat ini mengatur arus data antar komputer di dalam jaringan lokal. Switch lebih pintar dibanding hub karena bisa mengirimkan data hanya ke komputer tujuan, bukan ke semua komputer sekaligus.Access Point (AP)
Jika kabel terasa ribet, Access Point hadir untuk memberikan akses nirkabel (Wi-Fi). AP memungkinkan laptop, HP, dan tablet bisa ikut terhubung ke jaringan.Server
Sebuah komputer khusus yang bertugas melayani permintaan dari komputer lain (klien). Server bisa berupa server file, server database, server web, atau server aplikasi.
4. Jenis-Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Cakupan
Jaringan komputer dibagi menjadi beberapa jenis:
LAN (Local Area Network)
Cakupan kecil, misalnya di sekolah atau rumah.
Menggunakan kabel Ethernet atau Wi-Fi.
Biaya pemasangan relatif murah.
MAN (Metropolitan Area Network)
Mencakup wilayah satu kota.
Digunakan untuk menghubungkan kantor cabang, kampus, atau instansi pemerintahan di area metropolitan.
WAN (Wide Area Network)
Jaringan berskala besar yang menghubungkan berbagai negara bahkan benua.
Internet adalah contoh nyata dari WAN.
Menggunakan satelit, fiber optik, dan jalur komunikasi internasional.
5. Manfaat Jaringan Lokal Internet
Adanya jaringan komputer memberikan banyak manfaat, di antaranya:
Memudahkan Kolaborasi
Pekerjaan kelompok menjadi lebih praktis karena file bisa dibagikan dengan cepat.Optimasi Sumber Daya
Satu printer bisa dipakai bersama oleh banyak komputer.Keamanan Data
Dengan server, data bisa diatur hak aksesnya, sehingga tidak semua orang bisa membuka data penting.Skalabilitas
Jaringan bisa diperluas dengan mudah jika jumlah pengguna bertambah.Efisiensi Biaya
Tidak perlu membeli perangkat berulang-ulang, cukup hubungkan dengan jaringan.
B. Internet
1. Pengertian Internet
Internet adalah singkatan dari Interconnected Network, yaitu jaringan komputer global yang menghubungkan komputer di seluruh dunia. Internet menggunakan protokol standar TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang memastikan data bisa dikirim dan diterima dengan benar.
Internet memungkinkan manusia untuk:
Mencari informasi secara cepat.
Berkomunikasi jarak jauh dalam hitungan detik.
Menikmati hiburan digital.
Melakukan transaksi bisnis.
2. Jenis atau Media Koneksi Internet
Ada beberapa media untuk terhubung ke internet, antara lain:
Wired Network (Kabel)
Menggunakan kabel Ethernet atau fiber optik.
Koneksi stabil, cocok untuk kantor atau server.
Wireless Network (Nirkabel)
Menggunakan gelombang radio, misalnya Wi-Fi.
Lebih fleksibel, bisa digunakan di rumah, sekolah, atau tempat umum.
Wi-Fi
Teknologi paling populer untuk akses internet.
Bisa ditemukan di sekolah, kafe, bandara, bahkan di transportasi umum.
3. Metode Akses Internet
Beberapa metode yang pernah dan masih digunakan:
Dial-Up
Menggunakan modem dan line telepon.
Kecepatan rendah (28 kbps – 56 kbps).
Sekarang sudah jarang digunakan.
TV Kabel
Menggunakan kabel televisi untuk koneksi internet.
Kecepatan lebih tinggi daripada dial-up.
GPRS (General Packet Radio Service)
Digunakan pada era awal HP GSM.
Kecepatan rendah (115 kbps), tetapi cukup revolusioner pada masanya.
Wi-Fi (Wireless Fidelity)
Memungkinkan akses tanpa kabel.
Kecepatan tinggi, bisa mencapai ratusan Mbps.
3G, 4G, dan 5G
Akses internet berbasis jaringan seluler.
4G memungkinkan video call dan streaming lancar.
5G lebih cepat lagi, mendukung smart city dan Internet of Things (IoT).
4. Manfaat Internet dalam Kehidupan
Internet membawa banyak manfaat besar:
Pendidikan
Adanya e-learning, video pembelajaran, dan platform belajar online.
Siswa bisa mencari referensi tugas lewat Google, YouTube, atau e-book.
Bisnis
Hadirnya e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Lazada.
UMKM bisa menjual produk secara online.
Komunikasi
WhatsApp, Instagram, Facebook, dan TikTok membuat komunikasi instan.
Video call memudahkan bertemu virtual dengan orang jauh.
Hiburan
Akses film, musik, dan game online tanpa batas.
Streaming langsung konser atau pertandingan olahraga.
Pemerintahan
Layanan e-KTP, BPJS online, dan pajak digital.
Transparansi data publik.
5. Dampak Positif dan Negatif Internet
Selain manfaat, internet juga memiliki dampak negatif:
Positif: mempercepat informasi, mempermudah komunikasi, membuka peluang bisnis.
Negatif: bisa menyebabkan kecanduan game, penyebaran hoaks, cyberbullying, serta pencurian data.
Karena itu, kita harus menggunakan internet dengan bijak, misalnya:
Menyaring informasi sebelum membagikannya.
Menggunakan internet untuk belajar dan hal positif.
Membatasi waktu bermain game atau media sosial.
Penutup
Jaringan komputer dan internet adalah pondasi utama dunia modern. Jaringan lokal (LAN, MAN, WAN) memungkinkan perangkat saling terhubung, sedangkan internet menghubungkan seluruh dunia. Dengan memanfaatkannya secara bijak, kita bisa belajar lebih mudah, bekerja lebih cepat, dan menjalin komunikasi tanpa batas.
Namun, kita juga perlu waspada terhadap dampak negatifnya. Sebagai pelajar, sebaiknya internet digunakan untuk belajar, mencari referensi, dan mengembangkan kreativitas, bukan hanya untuk hiburan semata. Dengan begitu, kita bisa menjadi generasi yang cerdas dan bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Blog ini sangat informatif dan menarik.
ReplyDeleteBlog ini sangat bermanfaat
ReplyDeletekeren banget, blog ini sangat bermanfaat dan dapat meluaskan wawasan kita
ReplyDeletesangat bermanfaat dan meluaskan wawasan, keren!
ReplyDeleteBlog ini sangat rapih dan teliti.
ReplyDeleteartikel ini sangat efektif dan menarik bagi saya, saya juga mendapat informasi yang penting dari blog ini. saya suka
ReplyDeleteArtikel ini sangat menarik bagi saya, saya mendapat informasi yang berguna
ReplyDeletewoi ini keren banget, kok sepi sih blognya
ReplyDeletesangat keren, mengandung informasi yg berguna
ReplyDeleteIni adalah artikel yang sangat berguna & informatif
ReplyDeletesgt bermanfaat
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeletebenar benar membantu
ReplyDeletekeren bget sangat membantu
ReplyDelete